Rabu, 22 Januari 2014

Dinsosnakertrans Harus Evaluasi ke Dalam






Pernyataan kepala dinsosnakertrans kota banjar melalui kabid sosial di kabar priangan tempo hari,(22/1/2014) di sesalkan  lentera institute kota banjar, saat di temui di sela-sela acara maulid nabi di langensari  semalam (22/01/2014) beliau mengatakan,” seharusnya disosnakertrans evaluasi ke dalam bukan malah sebaliknya,tuturnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa sebetulnya apa yang di paparkan kepala dinas itu sudah nyata memberikan gambaran bahwa dinsos telah gagal dan tidak mau tahu terhadap out put pembinaan anak jalanan, “harusnya evaluasi ke dalam dong, jangan malah mengkambing hitamkan anak jalanan itu sendiri, paparnya.
Fakta sebagian anak jalanan yang kembali ke jalan pasca di bina dan di beri pelatihan karena tidak mendapatkan pekerjaan dan sebagainya, justru menimbulkan banyak pertanyaan bagi kami,tutur muhlison lagi.“ jangan-jangan program pelatihanya belum maksimal atau malah memang pola pembinaan yang di lakukan juga setengah-setengah?, harusnya, dinsos harus lebih tanggap dan menghitung jauh ke depan dengan menggandeng berbagai pihak sehingga  anak-anak jalanan yang telahdi bina dan di beri pelatihan mempunyai wadah atau tempat untuk mengaplikasikan dan memanfaatkan skill dan kompetensi yang telah di miliki, jelas pemuda yang senang berkelakar ini.
Sebetulnya,apa yang di keluhkan disosnakertrans adalah pesoalan yang lumrah terjadi dan tidak semestinya di ungkapkan ke publik karena itu sudah menjadi tugas dan kewajiban, namanya juga anak jalanan, ya wajar saja kalau susah binanya, sekali lagi,kami berharap agar dinsosnakertrans melakukan evaluasi ke dalam guna lebih optimalnya hasil pembinaan yang di lakukan,pungkas muhlison.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar